Rabu, 17 Juni 2015

Makalah Laporan Maket

Laporan Maket Uma Lengge Wawo Sumbawa #2
* Lanjutan dari content pada link http://putrianindyaa.blogspot.com/2015/06/laporan-maket-uma-lengge-wawo-sumbawa-1.html
 
1.2 Maket Uma Lengge Wawo Sumbawa
 1.2.1. Tema
Berkaitan dengan tugas mata kuliah pendidikan pancasila yaitu pembuatan maket dengan bahan daur ulang. Maka kami memutuskan dan menentukan tema “Rumah Adat Tradisional” dengan menjadikan rumah adat suku Bima Uma Lengge Wawo di Sumbawa sebagai bangunan yang kami jadikan maket. Alasan kami memilih tema dan menentukan objek bangunan karena arsitektur tradisional di Indonesia tidak kalah menarik dengan jenis arsitektur lainnya, selain itu arsitektur trasdisional Indonesia memiliki keunikan tersendiri yang membuat jiwa estetika dalam bangunan tersebut menjadi terasa sangat melekat. 
1.2.2. Material
Berdasarkan kriteria tugas yang diberikan bahwa membuat maket dengan menggunakan bahan daur ulang, maka kami mengumpulkan dan mencari bahan-bahan bekas yang masih layak pakai untuk digunakan pada maket Uma Lengge Wawo kami. Bahan-bahan tersebut diantaranya:
1. Sterofoam bekas
2. Gabus bekas pot bunga plastik
3. stik kayu bekas es krim
4. sumpit bekas
5. ijuk bekas sapu
6. softboard dan hardboard bekas
7. dll.
Alasan kami menggunakan bahan-bahan tersebut karena bentuk dari bahan tersebut sangat sesuai dengan bahan-bahan yang kita butuhkan serta mudah didapatkan.
1.2.3. Tujuan dan Manfaat
Tujuan kami memilih Uma Lengge Wawo yaitu mengajak untuk lebih mengingat kembali kekayaan budaya arsitektur yang ada di Indonesia. Selain itu tujuannya adalah untuk lebih mengenal ciri khas arsitektur Uma Lengge Wawo.
Manfaatnya yaitu kita lebih bisa mengapresiasi kebudayaan arsitektur Indonesia, memperbanyak ilmu tentang arsitektur tradisional, serta melestarikan rumah adat Sumbawa.
1.2.4. Pembagian Tugas
Annisa Ria Tri Yunita : Membuat maket dan menyediakan peralatan
Annisa Suryani Fitrah : Membuat maket dan membuat pepohonan
Bunga Siti Nur Aini : Membuat maket dan menggunting-gunting
Kanthi Asih Gusti : Membuat maket dan merekatkan komponen-komponen
Ryka Ariyani : Membuat maket dan menyediakan bahan-bahan maket
Siti Anindyamina Putri : Membuat maket dan membuat laporan.

1.2.5. Dokumentasi pembuatan maket Uma Lengge Wawo
 
 
 

 

BAB III
KESIMPULAN
DAN PENUTUP 

1.      KESIMPULAN
Setelah kami melakukan pendalaman dan penggalian terhadap berbagai referensi dalam pembahasan laporan maket ini, berdasarkan pembelajaran dan pendalaman pembuatan maket ini kami dapat menyimpulkan ke dalam beberapa point utama sebagai berikut:
·         Rumah adat Uma Lengge Wawo mempunyai keunikan tersendiri.
·         Dalam pembuatan maket harus mempunyai ketelitian.
2.      PENUTUP
Demikianlah laporan ini, jika ada kata salah atau ada kutipan kata dari website atau suatu buku yang tak kami masukkan dalam reference laporan ini. Kesempurnaan hanya milik Allah, oleh karena itu kami minta saran dan kritik untuk lebih baik dalam membuat laporan praktikum ini.



http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur
http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_Indonesia
Mangunwijaya dalam Budihardjo,  1996: 61
Eko Budihardjo, 1996: 147


* Lanjutan dari content pada link http://putrianindyaa.blogspot.com/2015/06/laporan-maket-uma-lengge-wawo-sumbawa-1.html

Laporan Maket Uma Lengge Wawo Sumbawa #1



*Content ini akan berlanjut ke link http://putrianindyaa.blogspot.com/2015/06/laporan-maket-uma-lengge-wawo-sumbawa-2.html

PENDIDIKAN PANCASILA
LAPORAN MAKET UMA LENGGE WAWO
SUMBAWA
2TB05
NAMA KELOMPOK:
Annisa Ria Tri Yunita     (21313158)
Annisa Suryani Fitrah     (21313161)
Bunga Siti Nur Aini        (21313821)
Kanthi Asih Gusti           (24313761)
Ryka Ariyani                   (28313168)
Siti Anindyamina Putri   (28313525)
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
TEKNIK ARSITEKTUR
2015 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.    Latar Belakang
2.    Tujuan Laporan
3.    Tujuan dan Manfaat Laporan
4.    Landasan Teori
BAB II TEORI DASAR
1.    ARSITEKTUR TRADISIONAL
1.1.     Pengertian
    1.1.1.        Arsitektur Uma Lengge Wawo Sumbawa
1.2.     Maket Uma Lengge Wawo Sumbawa
1.2.1.      Tema
1.2.2.      Material
    1.2.3.        Tujuan dan Manfaat
    1.2.4.        Pembagian Tugas
    1.2.5.        Dokumentasi pembuatan Maket
BAB III  KESIMPULAN DAN PENUTUP
1.    KESIMPULAN
2.    PENUTUP

KATA PENGANTAR

            Dengan seizin Allah yang telah memberikan karunia dan semua rahmatnya kepada sang penulis, sehingga sang penulis dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Maket dari Bahan Daur Ulang. Karya sederhana ini disusun oleh penulis dalam rangka laporan dalam pelajaran pendidikan pancasila.
Penulis menyadari bahwa laporan ini dapat diselesaikan berkat dukungan dan bantuan dari berbagai belah pihak. Oleh karena itu, sang penulis berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan kontribusi dan dukungan dalam penyusunan laporan ini. Pada kesempatan ini sang penulis menyampaikan terima kasih kepada :
1.      Allah yang  maha esa yang telah melimpahkan rahmat dan barokah sehingga selesailah laporan praktikum ini
2.      Social media yang telah memberi data ataupun ilmu pengetahuan. sehingga bertambahlah ilmu kita akan pengetahuan bangunan arsitektur
3.      Teman dan yang lain-lainya yang telah memberi masukan atau pembelajaran dalam pembuatan laporan ini
Tak ada gading yang tak retak. Tak ada yang sempurna di dunia ini. Demikian pula dengan penulisan laporan ini. Kritik dan saran sangatlah penulis harapkan dan dapat disampaikan secara langsung maupun tidak langsung. Semoga karya tulis ini menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi siapa pun yang membacanya.

BAB I
PENDAHULUAN
 

1.      Latar Belakang

Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.Perkembangan Dan Kemajuaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Telah Berkembang Dengan Sangat Pesat. Berbagai Kemudahan Memperoleh Informasi Dari Berbagai Penjuru Dunia Dapat Kita Nikmati Dalam Hitungan Detik. Pada Saat " Zaman Batu " Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dianggap Sebagai Sesuatu Yang Tidak Mungkin, Kini Telah Menjadi Kenyataan. Dengan Teknologi Yang Luas Ini Kita Harus Dapat Memanfaatkannya.
Sedangkan arsitektur Indonesia dipengaruhi oleh keanekaragaman budaya, sejarah dan geografi di Indonesia. Para penyerang, penjajah, dan pedagang membawa perubahan kebudayaan yang sangat memperuhi gaya dan teknik konstruksi bangunan. Pengaruh asing yang paling kental pada zaman arsitektur klasik adalah India, meskipun pengaruh Cina dan Arab juga termasuk penting. Kemudian pengaruh Eropa pada seni arsitektur mulai masuk sejak abad ke-18 dan ke-19.
Arsitektur tradisional adalah suatu unsur kebudayaan yang tumbuh dan berkembang bersama dengan pertumbuhan dan perkembangan suatu suku bangsa. Oleh karena itu arsitektur tradisional merupakan salah satu di antara identitas dari suatu pendukung kebudayaan yang bersangkutan.
Proses pergeseran kebudayaan di Indonesia khususnya di perkotaan telah menyebabkan pergeseran terhadap nilai kebudayaan yang terkandung dalam arsitektur tradisional. Pembangunan bangsa yang dewasa ini giat dilakukan di Indonesia pada hakekatnya adalah proses pembaharuan di segala bidang dan merupakan pendorong utama terjadinya pergeseran-pergeseran nilai dalam bidang kebudayaan khususnya dalam bidang arsitektur tradisional, begitu juga sebaliknya bahwa perubahan arsitektur tradisional dalam masyarakat akan melahirkan perubahan  nilai-nilai, pola  hidup, dan perilaku yang berbeda pada masyarakat.
Perubahan dari tradisional ke modernitas, melibatkan perubahan radikal dalam pola-pola hidup masyarakat. Perubahan makro dalam masyarakat tampaknya harus dimulai dari perubahan mikro pada manusia, yakni dengan merubah pandangan yang ahistoris kepada pandangan yang historis.
Oleh karena itu karena banyak budaya yang datang membuat Indonesia mempunyai banyak model bangunan sesuatu kebudayaan yang di anutnya dan juga daerah yang telah di tempatinya, yang ditinggalkan oleh palah leluhur mereka ataupun sesepu mereka, sehingga mereka punya model gedung yang berbeda.
Oleh karena itu kami akan menjabarkan ciri arsitektur rumah adat , dengan berbagai banyak bentuk yang berbeda dan juga yang lainya.
2.      Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari laporan ini, yaitu :
1.       Untuk melaporkan data-data pembuatan maket kelompok.
2.       Untuk menjabarkan informasi dan proses dalam pembuatan maket.
3.       Untuk menginformasikan tugas masing-masing dari anggota kelompok.
3.      Manfaat Penelitian
1.      Mendalami arsitektur tradisional Uma Lengge Wawo di Sumbawa.
2.      Memperbanyak pengetahuan tentang rumah adat Uma Lengge Wawo.
3.      Mempererat kerjasama dan silahturahmi.
4.      Landasan Teori
1.      Arsitektur Tradisional Rumah Adat Uma Lengge Wawo di Sumbawa.
2.       Data pembagian tugas anggota kelompok.

BAB II
TEORI DASAR

1.      ARSITEKTUR TRADISIONAL

1.1.   Pengertian

Arsitektur berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani: yaitu arkhe dan tektoon. Arkhe berarti  yang asli, awal, utama, otentik. Tektoon berarti berdiri, stabil, kokoh, stabil statis. Jadi arkhitekton diartikan sebagai pembangunan utama, tukang ahli bangunan. Jadi, pengertian arsitektur dapat disimpulkan sebagai seni dan ilmu bangunan, praktik keprofesian, proses membangun, bukan sekadar suatu bangunan.
Arsitektur selalu berubah dan menyesuaikan diri dengan perkembangan manusia dan zamannya. Karena manusia berubah maka sering pula atur an yang berlaku berubah. Di dalam beberapa segi bentuk mungkin tetap, sedangkan makna atau interpretasi dari bentuk tersebut berubah. Demikian pula sebaliknya, karena nilai kemasyarakatan berubah maka bentuk turut menyesuaikan kepada perubahan tersebut menurut pernyataan Djauhari Sumintardja.
Lebih lanjut dijelaskan dalam Arsitektur Tradisional Daerah Jawa Barat (1981/1982), bahwa “ arsitektur tradisional ialah suatu bangunan yang bentuk, struktur, fungsi, ragam hias dan cara pembuatannya diwariskan secara turun temurun serta dapat dipakai untuk melakukan aktivitas kehidupan dengan sebaik-baiknya”.
Kebudayaan dilihat dari segi bahasa, berasal dari kata” budaya yang berarti suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Kebudayaan merupakan seluruh sikap, adat istiadat, dan kepercayaan yang membedakan sekelompok orang dengan kelompok lain, kebudayaan ditransmisikan melalui bahasa, objek material, ritual, institusi (misalnya  sekolah), dan kesenian, dari suatu generasi kepada generasi berikutnya (Dictionary of Cultural Literatur).

1.2 ARSITEKTUR TRADISIONAL UMA LENGGE WAWO SUMBAWA

Uma Lengge adalah rumah adat tradisional suku Bima yang ada di Sumbawa, dan sampai sekarang masih digunakan oleh masyarakat di desa-desa tertentu. Uma Lengge ini bentuknya hampir menyerupai lumbung, dengan atap yang berbentuk kerucut, dan terbuat dari pelepah daun ataupun jerami.
Umumnya, Uma Lengge memiliki tiga lantai, lantai pertama berfungsi sebagai ruang tamu, lantai kedua sebagi tempat tidur, dan yang ketiga sebagai tempat penyimpanan barang dan makanan, kurang lebih sebagai lumbung.
Bentuk Lengge mirip bangunan rumah panggung yang dibangun menggunakan bahan kayu dengan atap dari ilalang. Ukurannya sekitar 4 kali 4 meter, dengan tinggi hingga puncaknya mencapai 7 meter. Lengge ditopang empat kaki kayu, setinggi 1 meter. Di atas kaki kayu itu, ada semacam bale-bale tanpa dinding dengan 4 penyangga kayu setinggi 1,5 meter. Di atas bale-bale, ada ruangan berdinding kayu, tempat penyimpanan persediaan pangan. Atapnya dari ilalang yang berbentuk mengerucut ke atas.

* Content ini berlanjut ke link http://putrianindyaa.blogspot.com/2015/06/laporan-maket-uma-lengge-wawo-sumbawa-2.html

Senin, 27 April 2015

Pelanggaran HAM

Pelanggaran HAM Di Indonesia

Pelanggaran HAM adalah pelanggaran atau kelalaian terhadap kewajiban asasi yang dilakukan seseorang terhadap orang lain. Namun tidak semua pelanggaran yang berkenaan dengan hak merupakan pelanggaran HAM. Yang termasuk dalam pelanggaran HAM diantaranya pelecehan dan pembunuhan, berikut penjelasan lengkap mengenai pelanggaran HAM dan Contoh Kasus Pelanggaran Ham di Indonesia.

Pelanggaran HAM diatur dalam UU No. 39 tahun 1999 bahwa :
"Pelanggaran HAM adalah segala tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang termasuk aparat negara baik disegaja maupun tidak disengaja yang dapat mengurangi, membatasi, mencabut, atau menghilangkan hak asasi orang lain yang dilindungi oleh undang-undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak mendapatkan penyelesaian hukum yang benar dan adil sesuai mekanisme hukum yang berlaku."

Bentuk-bentuk pelanggaran HAM dalam masyarakat antara lain :

 - Deskriminasi adalah pembatasan, pelecehan, dan pengucilan yang dilakukan langsung atau tidak lengsung yang didasarkan perbedaan manusia atas Suku, ras, etnis, dan Agama.

- Penyiksaan adalah perbuatan yang menimbulkan rasa sakit atau penderitaan baik jasmani maupun rohani.

Pelanggaran HAM menurut sifatnya terbagi dua yaitu :

- Pelanggaran HAM berat yaitu pelanggaran HAM yang mengancam nyawa manusia.
- Pelanggaran HAM ringan yaitu pelanggaran HAM yang tidak menancam jiwa manusia.

Contoh Kasus Pelanggaran Ham di Indonesia :

1. Peristiwa Trisakti dan Semanggi
Peristiwa di Trisakti dan Semanggi ini terjadi pada tahun 1998. Peristiwa ini berkaitan dengan gerakan di era reformasi yang gencar disuarakan di tahun 1998. Gerakan tersebut dipicu oleh krisis moneter dan tindakan KKN presiden Soeharto, sehingga para mahasiswa kemudian melakukan demo besar-besaran di berbagai wilayah yang kemudian berujung dengan bentrok antara mahasiswa dengan aparat kepolisian. Hal ini memicu meninggalnya 4 mahasiswa dari Universitas Trisakti dan 5 mahasiswa di Semanggi. Mereka tewas setelah terkena tembakan peluru aparat kepolisian. Peristiwa ini menjadi salah satu sejarah kelam bagi bangsa.

2.  Aksi Bom Bali
Peristiwa bom bali menjadi salah satu aksi terorisme terbesar di Indonesia. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2002. Sebuah bom diledakkan di kawasan Legian Kuta, Bali oleh sekelompok jaringan teroris. Akibat peristiwa ini, sebanyak 202 orang meninggal dunia, mulai dari turis asing hingga warga lokal yang ada di sekitar lokasi. Kepanikan sempat melanda di penjuru Nusantara akibat peristiwa ini. Aksi bom bali ini juga banyak memicu tindakan terorisme di kemudian hari.

Itulah dua kasus yang berkaitan dengan pelanggaran HAM di Indonesia. Semoga saja kedepannya Indonesia bisa lebih tenram dan damai serta terhindar dari pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam masyarakat terutama pelanggaran HAM. Peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi tempo dulu sebaiknya dijadikan contoh oleh generasi sekarang agar mereka tidak mengulangi dan terhindar pelanggaran HAM. Oleh karena itulah, sebaiknya kita memahami dengan baik makna, pengertian atau definis dari HAM


Priode Sistem Pemerintahan Indonesia

Periodisasi Sistem Pemerintahan Indonesia




Perkembangan ketatanegaraan Indonesia dibagi menjadi beberapa periode sejak masa Proklamasi Kemerdekaan yaitu tanggal 17 Agustus 1945 sampai sekarang. Indonesia sebagai suatu negara yang independen memiliki suatu sistem yang digunakan untuk mengelola negaranya, sistem ini dikenal dengan sistem pemerintahan Indonesia. Dalam pertumbuhan dan perkembangan sejarah ketatanegaraan, Indonesia telah mengalami beberapa perubahan dalam sistem pemerintahan sesuai dengan situasi dan kondisi zaman.  Walaupun sebenarnya tonggak ketatanegaraan Indonesia telah ada jauh sebelum proklamasi. Berikut sistem pemeritahan yang digunakan di indonesia:

1.       Awal kemerdekaan Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial.
Berdasarkan Undang-undang Dasar 1945 maka Presiden memiliki kekuasaan tertinggi dan dibantu oleh menteri-menteri sebagai pembantu presiden yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Pada tanggal 12 September 1945 dibentuklah Kabinet Presidensial ( Kabinet RI I) dengan 12 departemen dan 4 menteri negara. Selain itu wilayah Indonesia yang begitu luas dibagi menjadi 8 provinsi dan 2 daerah istimewa yang masing-masing wilayah dipimpin oleh gubernur.

2.       Sistem Parlementer, dengan kepala pemerintahan dipimpin oleh Perdana Menteri.
Perdana Menteri Pertama Indonesia adalah Sutan Syahrir. Berubahnya sistem pemerintahan di Indonesia pada saat itu adalah pengaruh kuat dari kaum sosialis (KNIP). Selain itu Indonesia pada awal kemerdekaan juga masih belajar tentang bagaimana menjalankan pemerintahan. Dengan sistem parlementer ini maka Di Indonesia saat itu memiliki DPR yang anggotanya dipilih oleh rakyat. Sistem ini juga memungkinkan adanya banyak partai. Maksud dari sistem ini adalah untuk membatasi kewenangan presiden. Jika pada sistem presidensial kabinet bertanggungjawab kepada presiden maka sistem parlementer, Presiden bertanggungjawab kepada parlemen/DPR.
Karena sering mengalami kegagalan kabinet, dan banyak menimbulkan gerakan-gerakan pemberontakan yang menyebabkan stabilitas negara terganggu, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit pada 5 Juli 1959 yang isinya antara lain mengembalikan konstitusi ke UUD 1945 dan bentuk pemerintahan kembali ke sistem presidensial.
Periodisasi Sistem Pemerintahan Indonesia :

1. Sistem Pemerintahan Pada Periode 1945-1949
·         Bentuk Negara : Kesatuan
·         Bentuk Pemerintahan : Republik
·         Sistem Pemerintahan : Presidensial
·         Konstitusi : UUD 1945
·         Lama periode : 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949
·         Presiden dan Wapres : Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta (18 Agustus 1945 - 19 Desember 1948)
·         Syafruddin Prawiranegara (ketua PDRI) (19 Desember 1948 - 13 Juli 1949)

2. Sistem Pemerintahan Periode 1949-1950
·          Bentuk Negara : Serikat (Federasi)
·          Bentuk Pemerintahan : Republik
·          Sistem Pemerintahan : Parlementer Semu (Quasi Parlementer)
·          Konstitusi : Konstitusi RIS
·          Lama periode : 27 Desember 1949 – 15 Agustus 1950
·           Presiden dan Wapres : Ir. Soekarno = presiden RIS (27 Desember 1949 - 15 Agustus 1950)
             Assaat = pemangku sementara jabatan presiden RI (27 Desember 1949 - 15 Agustus 1950)

3. Sistem Pemerintahan Periode 1950-1959
·           Bentuk Negara : Kesatuan
·           Bentuk Pemerintahan : Republik
·           Sistem Pemerintahan : Parlementer
·           Konstitusi : UUDS 1950
·            Lama periode : 15 Agustus 1950 – 5 Juli 1959
·            Presiden dan Wapres : Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta

4. Sistem Pemerintahan Periode 1959-1966 (Demokrasi Terpimpin)
·         Bentuk Negara : Kesatuan
·         Bentuk Pemerintahan : Republik
·         Sistem Pemerintahan : Presidensial
·         Konstitusi : UUD 1945
·         Lama periode : 5 Juli 1959 – 22 Februari 1966
·         Presiden dan Wapres : Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta 

5. Sistem Pemerintahan Periode 1966-1998 (Orde Baru)
·         Bentuk Negara : Kesatuan
·         Bentuk Pemerintahan : Republik
·         Sistem Pemerintahan : Presidensial
·         Konstitusi : UUD 1945
·         Lama periode : 22 Februari 1966 – 21 Mei 1998
·         Presiden dan Wapres :
1.       Soeharto (22 Februari 1966 – 27 Maret 1968)
2.       Soeharto (27 Maret 1968 – 24 Maret 1973)
3.       Soeharto dan Adam Malik (24 Maret 1973 – 23 Maret 1978)
4.       Soeharto dan Hamengkubuwono IX (23 Maret 1978 –11 Maret 1983)
5.       Soeharto dan Try Sutrisno (11 Maret 1983 – 11 Maret 1988)

6. Sistem Pemerintahan Periode 1998 – sekarang
·         Bentuk Negara : Kesatuan
·         Bentuk Pemerintahan : Republik
·         Sistem Pemerintahan : Presidensial
·         Konstitusi : UUD 1945
·         Lama periode : 21 Mei 1998 – sekarang
·         Presiden dan Wapres :
1.           B. J Habiebie (21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999)
2.           Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri (20 Oktober 1999 – 23 Juli 2001)
3.           Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz (23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004)
4.           Susilo Bambang Yudhoyono dan Muhammad Jusuf Kalla (20 Oktober 2004 – 20 Oktober 2009)
5.           Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono (20 Oktober 2009 – 2014)
6.           Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla (20 Oktober 2014 – 20 Oktober 2019)


Salah satu tuntutan Reformasi 1998 adalah dilakukannya perubahan (amandemen) terhadapUUD 1945. Latar belakang tuntutan perubahan UUD 1945 antara lain karena pada masa Orde Baru, kekuasaan tertinggi di tangan MPR (dan pada kenyataannya bukan di tangan rakyat), kekuasaan yang sangat besar pada Presiden, adanya pasal-pasal yang terlalu “luwes” (sehingga dapat menimbulkan multitafsir), serta kenyataan rumusan UUD 1945 tentangsemangat penyelenggara negara yang belum cukup didukung ketentuan konstitusi. Tujuan perubahan UUD 1945 waktu itu adalah menyempurnakan aturan dasar seperti tatanannegara, kedaulatan rakyat, HAM, pembagian kekuasaan, eksistensi negara demokrasi dannegara hukum, serta hal-hal lain yang sesuai dengan perkembangan aspirasi dan kebutuhanbangsa. Perubahan UUD 1945 dengan kesepakatan diantaranya tidak mengubah PembukaanUUD 1945, tetap mempertahankan susunan kenegaraan (staat structuur) kesatuan atau selanjutnya lebih dikenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mempertegas sistem pemerintahan presidensial.

http://www.zonanesia.com/2014/10/periodisasi-sistem-pemerintahan.html

Kita Indonesia

AKU BANGGA MENJADI WARGA INDONESIA




            Di balik kelemahan atau aib yang di miliki bangsa indonesia seperti ‘kemirisan’ yang dihadapi bangsa ini dan korupsi yang merajalela, masih banyak yang sangat membanggakan. Bangsa indonesia memiliki banyak sekali kelebihan yang sayang untuk dibiarkan begitu saja. Tapi kini pemuda indonesia sudah mulai banyak juga yang mulai menyadari bagusnya alam indonesia semisal di masa ini para pemuda senang bertraveling di indonesia yang sekarang sedang menjadi tend, sudah banyak yang mulai menyadari bahwa indonesia memiliki alam yang indah. Itu salah satu yang harus kita banggakan dari bangsa indonesia; kita memiliki alam yang indah.
Disini saya akan mengupas masih banyak lagi yang pantas kita banggakan dari bangsa  indonesia:

1. Bangsa Indonesia merupakan Negarakepulauan terbesar di dunia
            Terdiri dari 17.504 pulau : 9.634 pulau yang belum diberi nama dan6.000 pulau yang tidak berpenghuni. Indonesiaada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu :Kalimantan (pulau terbesar ketiga di duniadgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606km2) dan Papua (421.981 km2).

2. Indonesia adalah Negara maritimterbesar di dunia

            Dengan perairan seluas 93 ribu km2 danpanjang pantai sekitar 81 ribu km2 atauhampir 25% panjang pantai di dunia.

3. Pulau Jawa adalah pulau terpadat didunia
            Sekitar 60% hampir pendudukIndonesia (sekita 130 jt jiwa) tinggal di pulauyang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayahRI. Indonesia merupakan Negara dengan sukubangsa yang terbanyak di dunia. Terdapatlebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana diPapua saja terdapat 270 suku.

4. Negara dengan bahasa daerah yangterbanyak
 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasainduk yang digunakan berbagai suku bangsa diIndonesia. Bahasa nasional adalah bahasaIndonesia walaupun bahasa daerah denganjumlah pemakai terbanyak di Indonesiaadalah bahasa Jawa.

5. Monumen Budha (candi) terbesar di dunia
            Adalah Candi Borobudur di Jawa Tengahdengan tinggi 42 meter (10 tingkat) danpanjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakandibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno(750-850).

6. Tempat ditemukannya manusia purbatertua di dunia,
            Pithecanthropus Erectus yangdiperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yanglalu.

7. Republik Indonesia adalah Negarapertama yang lahir sesudah berakhirnyaPerang Dunia II.
 Pada tahun 1945.RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.


8. Indonesia adalah Negara pertama(hingga kini satu-satunya) yang pernahkeluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa(PBB)
            Pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembalike dalam PBB pada tahun 1966.

9. Tim bulutangkis Indonesia adalah yangterbanyak merebut lambing supremasi bulutangkis pria
            Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertamakali th 1958 & terakhir 2002).

10. Indonesia adalah penghasil gas alamcair (LNG) terbesar di dunia
            (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsentimah terbesar kedua.

11. Indonesia menempati peringkat 1 dalamproduk pertanian
            Yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), sertano.2dalam karet alam (Natural Rubber) danminyak sawit mentah (Crude Palm Oil).

12. Indonesia adalah pengekspor terbesarkayu lapis
            (Plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.

13. Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesiaadalah yang terkaya (18% dari total dunia).




15. Biodiversity Anggrek terbeser didunia
            6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar(Anggrek Macan atau GrammatophyllumSpeciosum) sampai yang terkecil(Taeniophyllum, yang tidak berdaun),termasuk Anggrek Hitam yang langka danhanya terdapat di Papua.

16. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia.
            Tanaman ini bermanfaat ntuk mencegahpengikisan air laut/abrasi.


17. Binatang purba yang masih hidup
            Komodo yang hanya terdapat di pulauKomodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia.Panjangnya bias mencapai 3 meter danberatnya 90 kg.

18. Rafflesia Arnoldi
            Tumbuh diSumatera adalah bunga terbesar di dunia.Ketika bunganya mekar, diameternyamencapai 1 meter.

19. Memiliki primata terkecil di dunia
            Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) ataudisebut juga Tarsier Gunung yang panjangnyahanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet danhidupnya diatas pohon ini terdapat diSulawesi.

20. Tempat ditemukannya ular terpanjangdi dunia
            Yaitu, Python Reticulates sepanjang 10 meterdi Sulawesi.

21. Ikan terkecil di dunia
            Yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawaberlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketikadewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk.

Atas semua itu nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan muhehehe. Masih banyak yang harus kita banggakan dari segi kuliner yang enak dan beragam, penduduk yang ramah, alam yang indah, tetap dan tambah banggalah lahir, hidup dan dewasa di bangsa yang yang kaya atas segala yang patut dibanggakan :D

Kamis, 02 April 2015

Tulisan ini dipost untuk memenuhi tugas pendidikan kewarganegaraan #softskill
Mahasiswa merupakan salah satu generasi penerus bangsa Indonesia.Kalau bukan kita, siapa lagi yang memajukan bangsa ini.Apapun yang kita lakukan semua berawal dari sendiri. Setiap manusia pasti memiliki waktu untuk ikut dalam pembangunan bangsa. Dan kita sebagai generasi muda memiliki peran sebagai penerus dalam pembangunan yang telah dibangun oleh para generasi sebelumnya. Karena peran generasi muda sangat diperlukan untuk melanjutkan proses pembangunan tersebut. Disadari atau tidak, mahasiswa memiliki peran dan fungsi dalam pembangunan bangsa. mahasiswa merupakan aktor dalam pembangunan. mahasiswa berperan aktif dalam segala aspek pembangunan bangsa. Pembangunan bangsa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh warga Indonesia. Setiap warga negara Indonesia harus ikut serta dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Generasi muda merupakan kumpulan dari orang-orang yang masih mempunyai semangat jiwa yang tinggi, ide yang yang sagat baik untuk yang dapat menjadikan bangsa ini lebih baik dari sebelumnya, mahasiswa yang masih pemikiran yang asih sangat baik untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa serta untuk mengisi pembangunan bangsa. Keberadaan pemuda diharapkan dapat menjadi karakteristik yang baik bagi indonesia dalam upaya untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Selain itu, pemuda juga perlu dituntut untuk meningkatkan inovasi diberbagai bidang dan mampu untuk memperbaiki kekurangan atau kesalahan yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya/pendahulunya.
                Peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa merupakan hal yang nyata. Berbagai bakat, kemampuan, potensi serta semangat dari para mahasiswa senantiasa memberikan warna yang khas bagi kemajuan dan pertumbuhan bangsa. Dalam pembangunan nasional, kita sebagai  warga negara Indonesia dan sebagai pemuda generasi masa depan dapat melakukannya dengan cara mengikuti program wajib belajar, membayar pajak, menaati peraturan-peraturan yang ada/berlaku, menjaga ketertiban  dan keamanan negara, menjaga kelestarian lingkungan hidup dan sebagainya. Keberadaan mahasiswa sangatlah penting bagi pembangunan bangsa Indonesia dalam rangka regenerasi serta upaya dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Untuk mencapai kondisi tersebut pemuda Indonesia harus mempunyai jatidiri yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.
Jika kita ingin terus mempertahankan kemerdekaan negeri ini, kita harus terus berusaha agar negeri ini tetap sejahtera. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa yangberpendidikan kita harus mampu untuk dapat meningkatkan pembangunan bangsa ini. Generasi mahasiswa atau pemuda adalah generasi penerus bangsa. Yang artinya sebagai orang yang akan meneruskan suatu bangsa, dari situ kita seharusnya dapat menyadari bahwa kita adalah bagian dari usaha pembangunan bangsa. Untuk itu peran generasi muda sebenarnya ada di dalam proses pembangunan tersebut.
            Cara pemuda dan mahasiswa dalam usaha membangun bangsa ini dapat dilakukan dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh dan giat. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia peran penting pemuda terlihat dari dimulainya pergerakan Budi Utomo (1908), Sumpah Pemuda (1928), Proklamasi Kemerdekaan (1945), Pergerakan Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (1966), serta pada pergerakan mahasiswa pada tahun 1998 yang meruntuhkan kekuasaan masa Orde Baru yang pada saat Indonesia dipimpin oleh Presiden Soeharto yang memimpin Indonesia selama 32 tahun lamanya, pada masa itu juga sekaligus membawa bangsa Indonesia memasuki masa reformasi. Dan hal ini bisa menjadi salah satu bukti bahwa pemuda selamaini mampu untuk berperan atif dalam proses perjuangan dan pembangunan bangsa. Dan keamanan negara, menjaga kelestarian lingkungan hidup dan sebagainya.
Dapat dikatakan itulah awal dari pembangunan bangsa yang melibatkan para pemuda serta mahasiswa Indonesia. Pemuda dan Mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri yaitu untuk mengerjakan apa saja yang semestinya mereka lakukan guna memperbaiki keadaan dan meningkatkan produktivitas mereka sebagai bangsa.Peran pemuda dan Mahasiswa dalam era reformasi merupakan rangkaian peran mahasiswa ( pemuda ) sejak dari era Kebangkitan nasional, sumpah pemuda dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yang mencerminkan sikap Nasionalisme-Kebangsaan yang mencakup seluruh kepulauan Indonesia. ( Lukman Hakim : 2003 )
Dari dulu hingga sekarang , keberadaan pemuda dan mahasiswa memang sangat dibutuhkan dan merupakan hal yang penting bagi bangsa Indonesia dalam rangka regenerasi serta upaya mewujudkan cita-cita bangsa. Pendidikan merupakan salah satu media yang efektif dalam pembangunan bangsa. Karena dengan pendidikan para pemuda dan mahasiswa dapat membangun kepribadian dan kreativitas serta bakat yang mereka miliki. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa untuk meningkatkan pembangunan bangsa. Dan sebagai generasi muda kita harus dapat membuktikan bahwa kita dapat mencapai pembangunan bangsa ini lebih baik lagi. Kita harus selalu berusaha dengan sungguh-sungguh agar apa yang kita lakukan akan berbuah hasil yang maksimal. Pemuda dan mahasiswa sebagai generasi muda harus tetap semangat dan memiliki rasa bangga akan para pejuang yang dahulu yang mengorbankan hidupnya untuk bangsanya agar bangsa ini maju. Hal ini dapat menjadikan kita sebagai semangat untuk dapat meningkatkan pembangunan nasional kedepannya. Pemuda dan Mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan yang dapat menegakan keadilan seadil-adilnya. Oleh karena itu para pemuda dan mahasiswa harus menunjukan yang terbaik untuk bangsanya agar bangsa ini tetap maju dan menjadi kebanggaan bangsa. Pemuda dan mahasiswa harus memiliki rasa tanggung jawab dan dapat memberikan kemakmuran serta dapat menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan negaranya.
Pemuda dan mahasiswa merupakan aktor utama di dalam sebuah perubahan dan pembangunan bangsa. Karena dari pemuda dan mahasiswalah munculnya gerakan-gerakan perubahan positif yang luar biasa dalam sejarah kemajuan bangsa dan dalam pembangunan bangsa. Berbagai peristiwa besar yang terjadi di negeri ini maupun di dunia selalu identik dengan peran mahasiswa didalamnya. Pemuda dan mahasiswa akan selalu dikaitkan dalam pembangunan bangsa.
Mahasiswa mempunyai berbagai peran dalam pembangunan bangsa dan dalam melaksanakan perubahan bangsa. Mahasiswa harus mampu menyampaikan nilai-nilai kebaikan pada suatu kaum dan sebagai generasi penerus harus mampu untuk melanjutkan generasi sebelumnya. Untuk dapat meningkatkan pembangunan bangsa mahasiswa dapat melakukannya dengan cara :
1.     Selalu belajar dengan sungguh-sungguh
2.    Memiliki perencanaan masa depan yang baik
3.    Memiliki semangat belajar yang tinggi  
4.    Sebagai calon pemimpin masa depan mahasiswa harus memiliki jiwa kepemimpinan

Pemuda dan mahasiswa merupakan pewaris Bangsa yang mempunayai kesemapatan dan kemauan yang tinggi dalam pembangunan bangsanya. Pemuda dan Mahaiswa yang berperan sebagai agen perubahan harus selalu bersatu untuk kepentingan bersama yaitu berperan dalam pembangunan bangsa.